News Update :
SENKOM BANGKALAN - MENEMBUS JARAK TANPA BATAS

.

.

PEMBERANTASAN PREMANISME

Pemberantasan Premanisme
Dalam masa kepemimpinan pak soeharto terdapat penembakan misterius sering disingkat PETRUS (Operasi Clurit) untuk menanggulangi tingkat kejahatan yang begitu tinggi pada saat itu. Operasi ini secara umum adalah operasi penangkapan dan pembunuhan terhadap orang yang dianggap mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat khususnya Jakarta.

Pelakunya tidak jelas dan tidak pernah tertangkap, Banyak yang berpendapat bahwa itu merupakan petugas atau aparat sipil dari kepemimpinan pak harto yang Autocratic( Otoriter). Dari sifat otoriter ini banyak yang mengungkapan dampak positif yaitu tingkat kejahatan dapat berkurang walaupun termasuk tindakan yang melanggar hukum namun sangat dibutuhkan jika memang sudah terdesak.

Dewasa ini pembunuhan, perampokan, penjambretan, pemerkosaan, dan kriminalisme semakin meningkat hal tersebut erat kaitannya dengan premanisme yang merupakan salah satu penyakit masyarakat Polri pun membenarkan hal tersebut. 

Mereka (preman) yang tidak memiliki pekerjaan yang jelas akhirnya menjadi juru parker dan berlanut kearah premanisme yang sangat meresahkan masyarakat luas. Dalam Hal ini kepemimpinan yang otoriter aparat sanngat diperlukan contoh Jika terjadi kasus penjambretan atau perampokan setelah adanya laporan dari pelapor seharusnya pihak aparat langsung memeberikan sikap yaitu melapor kepada pimpinan kemudian langsung turun tangan pada saat hari itu juga sehingga action (pelaksanaannya) dapat cepat teratasi preman atau pelaku tidak akan jauh larinya.

Dalam kesempatan lain, Ketua Umum Sentra Komunikasi Mitra Kepolisian RI atau Senkom Mitra Polri HM Sirot mendukung pemberantasan premanisme asal tidak melanggar hak asasi manusia (HAM).

"Kalau soal premanisme, kami dukung. Premanisme harus diberantas karena banyak merugikan masyarakat. Tinggal bagaimana pemberantasannya agar tidak melanggar hukum, itu saja," kata Sirot dalam jumpa pers usai pembukaan Diklat Nasional Kamtibmas dan Telematika di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, organisasi yang turut membantu Polri dalam deteksi dini kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat-red) itu setuju jika ada cara-cara yang lebih "elegan" untuk memberantas premanisme.


Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan jajaran kepolisian untuk menyingkirkan premanisme, sehingga memberikan rasa aman pada masyarakat. Presiden SBY menginginkan agar jalan-jalan dan tempat-tempat umum harus bersih dari semua bentuk premanisme yang mengancam harta benda dan nyawa.
Sementara itu, Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Timur Pradopo menegaskan tidak akan ada toleransi bagi preman jika melakukan pelanggaran hukum. Kepada masyarakat yang mengetahui kerjasama yang dilakukan oknum Polri yang denganpreman diminta untuk melaporkan ke pihaknya.
"Premanisme harus diberantas dan diproses secara hukum. Tidak akan ada toleransibagi preman," tegasnya.

Rev:
http://metro.kompasiana.com/2013/04/15/otoriter-kepolisian-harus-dilakukan-dalam-pemberantasan-premanisme-551463.html
http://koranindonesia.com/2013/04/09/senkom-mitra-polri-dukung-upaya-pemberantasan-preman/#.UWuj1kpUO_I
Gambar : 
https://www.google.com/search?q=pemberantasan+premanisme&client=firefox-a&hs=gBK&rls=org.mozilla:en-US:official&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=9aVrUfT1EofBrAeSxIGADA&ved=0CAoQ_AUoAQ&biw=1366&bih=665&sout=0#imgrc=CzR_1I7LLfPW2M%3A%3BN4LhceBeNwQAqM%3Bhttp%253A%252F%252Fus.images.detik.com%252Fcontent%252F2013%252F04%252F07%252F10%252F170728_premanyogya.jpg%3Bhttp%253A%252F%252Fnews.detik.com%252Fread%252F2013%252F04%252F07%252F170621%252F2213612%252F10%252Fwarga-yogya-aksi-tolak-preman-kumpulkan-koin-untuk-anggota-kopassus%3B460%3B345 (detiknews.com)
Share this Article on :
 

© Copyright SENKOM BANGKALAN 2010 -2015 | Modified by EGRP | Published by Senkom Bangkalan.